Minggu, 29 Mei 2016

Pencegahan Merajalelanya GEPENG (Gelandangan dan Pengemis) Dengan Mendirikan Sekolah Bakat dan Minat, sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah kepadatan penduduk
Oleh: Niswah Lutfiyani

Seperti yang kita ketahui Indonesia merupakan negara dengan angka kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Indonesia menduduki peringkat ke 4 negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia dengan jumlah penduduk 255.993.674 jiwa (CIA World Factbook tahun 2015).Tingkat kepadatan penduduk tersebut memungkinkan timbulnya berbagai macam permasalahan kependudukan. Salah satu permasalahan kependudukan sebagai dampak kepadatan penduduk yaitu pengangguran. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2015 sebanyak 7,56 juta jiwa, bertambah 320 ribu jiwa dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 7,24 juta jiwa. Dan masih ada lagi beberapa dampak dari kepadatan penduduk tersebut, salah satunya yaitu semakin merajalelanya jumlah Gepeng (Gelandangan dan Pengemis) yang juga merupakan akibat dari bertambahnya jumlah pengangguran.

Kamis, 28 April 2016

Pentingnya Pembangunan Berkelanjutan
Oleh: Niswah Lutfiyani

            Saat ini, tantangan yang dihadapi oleh manusia akan semakin besar. Tidak hanya dalam satu Negara tetapi hampir di seluruh belahan bumi manapun. Adanya pemanasan global, perdagangan bebas, bahkan teknologi yang semakin canggih dan berkembang pun dapat menjadi tantangan manusia saat ini. Karena teknologi memiliki dua sisi yaitu positif dan negatif, bergantung bagaimana kita memanfaatkan teknologi tersebut. Maka sebuah konsep bertahan harus dimiliki oleh manusia, begitu juga Negara sebagai tempat manusia ini bernaung. Hingga muncullah konsep pembangunan berkelanjutan.

KAUM MUDA “ GENERASI PENERUS BANGSA DI HARI DEPAN”
Oleh : Niswah Lutfiyani

            BKKBN dalam “Country Report, 2012: Adolescent and Youth” menggunakan batasan usia 12–24 tahun untuk menyebutkan “Adolescent and Youth dalam laporannya (Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan, BKKBN dengan penulis utama adalah Ir Atie Tri Juniati, MT dan  Dr. Budi Susetyo Fakultas Ekonomi  Universitas Indonesia). Sehingga menurut BKKBN batasan usia yang disebut kaum muda yaitu 12-24. Kaum muda sangat berperan penting dalam kemajuan suatu negara, karena kaum muda merupakan agent of change (agen perubahan).

Senin, 29 Februari 2016


Bolu Lezat dan Enak tanpa Oven
 


Pengin bikin kue tapi kendala dengan ovennya karena gak ada? Jangan khawatir magic com dapat menjadi solusinya. Berikut ini akan dijelaskan tata cara pembuatan kue dengan magic com.

Kepadatan Penduduk Indonesia
“Dengan Kesadaran Diri dan Kerja Sama, wujudkan Indonesia Sejahtera”

            Seperti yang kita tahu Indonesia merupakan negara berkembang dengan angka kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Didunia Indonesia menduduki peringkat ke 4 dengan jumlah penduduk 255.993.674 jiwa(CIA World Factbook tahun 2015).Tingkat kepadatan penduduk tersebut kemungkinan besar lebih banyak kekurangannya dari pada kelebihannya. Karena dengan angka penduduk sebanyak tersebut ternyata juga menyumbang pengangguran yang cukup banyakkarena tiap tahunnya semakin bertambah. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2015 sebanyak 7,56 juta orang, bertambah 320 ribu orang dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 7,24 juta jiwa. Dan masih ada lagi beberapa dampak dari kepadatan penduduk tersebut.

Minggu, 28 Februari 2016


Wujudkan Keluarga Bahagia Nan Sejahtera dengan ber KB
Sayangi Keluarga,Selamatkan Negara

            










      
Sejalan berkembangnya teknologi diiringi juga dengan laju pertumbuhan penduduk yang semakin pesat. Tidak dipungkiri juga terkadang beberapa keluarga beranggapan banyak anak banyak rejeki, sehingga akhirnya mereka menolak untuk mengontrol laju kelahiran anak dengan ber KB Kalimat “banyak anak banyak rejeki” mungkin memang terderngar positif, tetapi alangkah baiknya disamping hal tersebut kita juga harus memikirkan hal-hal lain terkait kalimat tersebut.

Jumat, 17 Januari 2014

NARASI CURRICULUM VITAE

Ini nih narasi curriculum vitae saya


Saya bernama Niswah Lutfiyani. Biasa dipanggil niswah. Saya lahir di Tegal pada tanggal 23 Maret 1994. Membaca cerpen adalah suatu hal yang digemari saya. Dari sebuah keluarga sederhana saya dilahirkan dari 2 bersaudara perempuan semua dan saya merupakan anak terakhir. 

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "